Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Peta lokasi Kabupaten Tanjung Jabung Timur
Koordinat antara 0053’ - 1041’ LS dan 103023’ - 104031’ BT.
Kabupaten Tanjung Jabung Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jambi, Indonesia. Luas wilayahnya 5.443 km² dengan populasi 176.771 jiwa. Ibu kotanya ialah Muarasabak. Kabupaten Tanjung Jabung Timur secara administratif terdiri dari 11 Kecamatan, meliputi 20 kelurahan dan 73 desa (pemekaran kecamatan tahun 2004). Bersama dengan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur terbentuk dari pemekaran kabupaten Tanjung Jabung berdasarkan UU Nomor 54 tahun 1999. Sebagai daerah baru terbentuk tentunya sangat membutuhkan pendanaan yang cukup besar untuk membangun infrastruktur yang belum ada dan atau sangat minim.
Berdasarkan harian umum PELITA pada tanggal 11 Juni 2010 “Kabupaten Tanjung Jabung Timur, merupakan salah satu daerah di Provinsi Jambi yang angka kemiskinannya cukup tinggi. Pada tahun 2005 lalu, angka kemiskinan dan hampir miskin di daerah Ini tercatat 19.392 jiwa. Atau, sekitar 36,12% dari jumlah rumah tangga keseluruhan. Sedangkan pada tahun 2008. jumlah rumah tangga miskin sudah menunjukan grafik penurunan signifikan. 7.508 rumah tangga, atau 13,97%”. Bupati Tanjung Jabung Timur Drs.H.Abdullah Hich Minggu (30/5-2010) mengatakan, permasalahan yang dihadapi penduduk miskin di daerahnya tak jauh berbeda dengan kondisi kemiskinan di daerah lain di Prov Jambi, kondisi kemiskinan itu diakibatkan karena keterbatasan untuk memenuhi kecukupan pangan yang bermutu dan terjangkau. Sedangkan tingginya angka kemiskinan tersebut dikarenakan sebab belum diperolehnya pelayanan kesehatan yang bermutu, pelayanan pendidikan dan dasar bermutu, disamping juga terbatasnya kesempatan kerja dan berusaha.
Secara umum kabupaten ini merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi berciri spasifik lahan gambut pasang surut. Sektor pertanian Kabupaten Tanjung Jabung Timur berperan cukup besar terhadap pendapatan masyarakat dan pendapatan daerah. Sekitar 80% penduduk Kabupaten Jabung Timur berusaha disektor pertanian. Daerahnya yang terletak dibagian timur menjadikan Kabupaten ini sebagai pintu ekspor-impor Provinsi Jambi.
Potensi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur
Kabupaten Tanjung Jabung Timur dikenal sebagai penghasil minyak dan gas terbesar di Provinsi Jambi saat ini. Daerah dengan tekstur sebagian besar rawa ini juga dikenal dengan penghasil pertanian dan perkebunan yang cukup menjanjikan. Selain itu sektor perikanannya juga merupakan terbesar di Provinsi Jambi. Dari segi pangan, kabupaten ini sudah surflus hingga mencapai 70,3 persen tanaman padi tahun ini. Ini artinya kebutuhan lokal terpenuhi dengan kelebihan sekitar seratus ribu ton. Dari sisi pendidikan, sudah dibangun balai pembibitan ternak sapi dan rumenancia di Kecamatan Mendahara Ulu. BPT ini akan difungsikan sebagai laboratorium dan pusat studi praktikum siswa SMK atau mahasiswa. Upaya ini sejalan dengan dikirimnya 25 orang putra-putri Tanjabtim ke Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gajah Mada Jogyakarta. Pemkab terus mengupayakan agar dasar-dasar terbentuknya kawasan perekonomian dengan aktifitas dan arus investasi yang kondusif dapat diwujudkan sesegera mungkin. Sehingga generasi mendatang hanya perlu menjaga kesinambungan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Timur adalah lumbung pangan sekaligus kawasan yang menjanjikan bagi masa depan mereka.
Kendala kondisi alam dan infrastruktur di Kabupaten Tanjung Jabung Timur
1. Jumlah Lahan sawah didominasi lahan gambut pasang surut mudah diolah dengan sistim TOT, sekaligus bermasalah Sulfat Masam, keasaman tinggi, racun Pirit serta mudah rusak dan kering/overdrain.
2. Dari segi biofisik kendalanya antara lain rendahnya tingkat kesuburan dan Ph tanah, adanya zat-zat beracun (Pirit) dan lapisan gambut yang tebal.
3. Dari segi sosial ekonomi kendalanya antara lain keterbatasan modal dan rendahnya pemahaman petani tentang pengelolaan lahan pasang surut agar diperoleh hasil yang optimal.
4. Baik lahan pasang surut maupun rawa lebak yang diusahakan petani memiliki prasarana tata air yang relatif sangat minim dan tidak terawat.
5. Sarana angkutan produksi dominan masih perahu/kapal motor
6. Skala dan intensitas usaha pertanian tanaman pangan hortikultura serta hasil mutu produk masih rendah
7. Jumlah PPL 57 orang, termasuk PPL Kontrak 3 orang, membina 787 kelurahan Tani di 73 desa dan 20 kelurahan dalam 11 wilayah kecamatan.
8. Perbankan: BRI Unit 2 Buah, Bank Jambi Cabang Pembantu 1 Buah, serta 241 unit Koperasi.
Saran penulis untuk mengatasi kemiskinan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur
Ø Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang merupakan gerbang ekpor-impor bagi Provinsi Jambi, dapat dimanfaantkan dengan cara membuat pelabuhan yang memadai sehingga menjamin kegiatan ekpor-impor berjalan lancar dan menciptakan kesempatan bagi warga sekitar untuk membuat lapangan pekerjaan.
Ø Mencari investor yang tepat agar dapat mengelola potensi alam yang terdapat didalam kabupaten tersebut, sehingga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Investor yang berinvestasi diharapkan dapat mengelola SDA dengan baik serta turut mengikutsertakan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebagai pengelola, bukan hanya sebagai pekerja.
Ø Menyiapkan SDM yang berasal dari putra putri daerah dengan membangun pendidikan formal maupun informal yang berkualitas dan terjangkau. Seperti halnya pesantren, sekolah umum bahnkan universitas sehingga pelajar Kabupaten Tanjung Jabung Timur tidak perlu keluar kota.
Ø Membangun lembaga-lembaga yang bertugas untuk memberikan penyuluhan mengenai kesehatan, pengelolahan SDA serta pendidikan hingga ke pelosok desa.
Ø Membangun jalan, transportasi umum ataupun jembatan untuk memperlancar rutinitas masyarakat sehingga membantu perkembangan perekonomian daerah tersebut.
http://www.tanjabtimkab.go.id/
http://disperta.jambiprov.go.id/content.php?KabupatenTanjungJabungTimur
Filed Under : by death_a
Jumat, 04 Juni 2010
